PENJELASAN SAP BATCH DATA COMMUNICATION – DIRECT INPUT

SAP menyediakan metode yang berbeda untuk mentransfer data ke dalam sistem SAP, seperti via BAPI, input batch (batch input) , atau input langsung (direct input).

BAPI adalah antarmuka pemrograman standar Yang menyediakan akses eksternal ke SAP Data dan proses bisnis,

Batch input adalah teknik standar yang digunakan untuk memindahkan data dalam jumlah besar ke dalam sistem SAP. Keuntungan dari input batch / Batch input adalah semua pengecekan tingkat transaksi dapat dilakukan pada data seolah-olah sedang online, dan data diperbarui melalui transaksi.

Direct input sama dengan input batch sehingga semua pengecekan tingkat transaksi dapat dilakukan pada data. Namun, dengan Direct input, data tersebut diupdate ke database secara langsung dan bukannya melalui transaksi. Semua metode transfer data ini memungkinkan Anda memindahkan data dari sistem eksternal ke sistem SAP Anda, baik sebagai transfer satu kali atau sebagai transfer periodik reguler.

PENJELASAN BATCH DATA COMMUNICATION – DIRECT INPUT

SAP menyediakan program input langsung tertentu yang dapat digunakan untuk memindahkan data dari sistem eksternal ke dalam sistem SAP. Program input langsung ini biasanya menggunakan modul fungsi / Function Module untuk memvalidasi data dan memperbaruinya di database. Modul fungsi akan mengarahkan data ke tingkat validasi yang sama dengan transaksi yang sesuai. Misalnya, ketika Anda membuat catatan master materi menggunakan Transaksi MM01, transaksi memvalidasi data yang Anda masukan di layar (mis., Grup materi, satuan ukuran, dll.).

Ketika data master material ditransfer menggunakan program masukan langsung yang sesuai, program masukan langsung mengarahkan data ke validasi yang sama yang dilakukan oleh Transaction MM01. Sebagai contoh, sebuah master record material yang ditransfer menggunakan program input langsung RMDATIND akan dikenai set validasi yang sama dengan material yang dibuat dengan menggunakan Transaction MM01. Transaksi MM01 memungkinkan Anda membuat bahan secara manual, sedangkan program input langsung bisa digunakan untuk transfer massal.

Berikut contoh table Direct Input :

Direct Input lebih cepat dari pada program input batch karena tidak bergantung pada layar transaksi untuk memvalidasi data. Program input langsung dijalankan di background job dan mendukung Laporan Kesalahan. Jika terjadi kesalahan, transfer data dapat dilanjutkan setelah memperbaiki kesalahan tersebut. Sebuah background job dapat dijadwalkan untuk menjalankan program secara berkala.

Direct Input dijalankan di latar belakang dan dikelola dengan menggunakan Transaction BMV0. Menjalankan program Direct Input di background Job adalah metode yang disukai untuk pada saat menjalankan sebuah produksi, namun Anda juga dapat menjalankan program ini di latar depan (foreground) untuk menguji transfer data. Dokumentasi program untuk masing-masing program masukan langsung memberikan informasi lebih banyak tentang penggunaannya.

Direct Input Management

Direct Input Management

Wahyu Amaldi has written 73 articles

Hi Reader, thank you for read this article, i hope this article can be useful.
If you will share knowladge to me, dont forget contact to me.

Email 1 : wahyu.amaldi@outlook.com
Email 2 : wahyu.amaldi@ilmuprogram.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>